Untuk beberapa orang mungkin mengulek adalah sesuatu hal yang sepele, saya pun dulu berpikir demikian. Menganggap semua orang pasti bisa mengulek, hingga suatu hari teman KKN saya bertanya bagaimana teknik mengulek? Kebetulan dia jurusan fisika, terus mencoba mengeluarkan teori-teori fisikanya untuk mengulek. Saya sampai melongo melihatnya, serumit itukah cara menghaluskan bumbu dengan cobekan?
Saat sudah menikah dan berkecimpung dengan dunia permahmudan, seorang mahmud tetangga saya bercerita, dia tidak bisa memasak karena tidak bisa mengulek. Itulah mengapa masakan dia selalu seputar masakan yang bumbunya bisa diiris.
Oleh karena itu, saya pikir membuat artikel tentang mengulek bukan hal yang sia-sia. Semoga saja bisa membantu orang-orang di luar sana yang kebetulan sedang kesulitan untuk mengulek. Begini kira-kira tips yang saya pakai agar bumbu cepat halus dan tidak mengeluarkan banyak tenaga.
1. Pemilahan bumbu
Tekstur bumbu masak memang beragam, dari yang kasar sampai yang licin saat diulek. Contoh bumbu yang kasar adalah rempah-rempah, garam dan gula pasir, sedangkan yang licin adalah bawang merah, bawang putih, cabai dan tomat.
2. Urutan mengulek
Jangan memasukan semua bumbu untuk diulek, itu akan menyulitkan proses pengulekan. Sebaiknya bumbu diulek sebagian-sebagian.
Bumbu yang bertekstur kasar biasanya mudah untuk diulek. Oleh karena itu, sebaiknya mendahulukan bumbu kasar ini sebelum bumbu bertekstur licin untuk yang pertama kali diulek.
Jika anda akan mengulek dengan bumbu berbentuk bulatan-bulatan kecil, seperti merica dan ketumbar. Maka itu adalah, hal yang wajib anda ulek pertama bersamaan dengan garam. Urutan selanjutnya adalah rempah-rempah, seperti jahe, kunyit dan laos.
Jika di dalam bumbu masakan anda mengaharuskan bumbu cabai untuk diulek, maka bumbu ini menjadi urutan selanjutnya untuk diulek. Untuk memudahkan sebaiknya cabai dipotong kecil-kecil dahulu sebelum diulek.
Urutan selanjutnya adalah bawang-bawangan dan tomat. Jika dibumbu masakan anda memakai kemiri, anda sebaiknya menempatkannya pada urutan terakhir. Tekstur kemiri akan mengahaluskan bumbu yang telah anda ulek sebelumnya.
2. Cara mengulek
Sebaiknya anda memotong-motong kasar terlebih dahulu bumbu yang akan diulek, ini akan memudahkan proses mengulek anda. Anda bisa memulainya sedikit-sedikit, dengan teknik digeprek terlebih dahulu satu persatu, lalu kemudian dihalusan dengan penekanan-penekanan gerakan sedemikian rupa.
3. Menambahkan gula pasir dan garam
Gula pasir dan garam bisa membuat bumbu yang licin menjadi kesat, sehingga memudahkan untuk mengulek. Saat harus mengulek cabai di bumbu balado atau sambel, anda bisa menambahkan gula pasir sedikit demi sedikit. Dijamin cabai dan tomat yang licin akan kesat, dan mudah halus saat diulek.
4. Memblender bumbu dengan kasar
Terkadang penulis pun saat memasak sering dilanda kemalasan saat mengulek, jadi terkadang jika bumbu yang diulek banyak, saya memutuskan untuk memblender kasar bumbu lalu kemudian diulek. Kekurangannya, dengan cara ini akan membuat cucian piring semakin bertambah. Hehe, jadi anda tinggal pilih saja, mau mengeluarkan tenaga untuk mengulek atau mencuci piring?
Ala bisa karena biasa. Jika anda terus berlatih untuk mengulek, pekerjaan ini akan terasa mudah. Sekarang memang sudah banyak produk-produk untuk mengulek, tidak menggunakan cobek lagi sebagai alat. Namun menurut saya bumbu yang diproses dengan mengulek lebih nikmat rasanya, apalagi kalau sambal. Rasanya kok nikmat kita coel di cobek ya!




No comments:
Post a Comment