Semua ibu rumah tangga, setiap hari di kepalanya pasti dibebani oleh pertanyaan 'masak apa hari ini?'. Mencoba bertanya pada Pak Suami, jawabannya " Terserah Mamah saja, masak apapun nanti dimakan!" Gak jelas kan?
Memadu padankan menu masakan memang gampang-gampang susah mom, belum lagi jika salah satu anggota keluarga tidak suka bahan masakan tertentu, atau juga masakan tertentu. Ini akan lebih ribet tentunya. Membuat ibu-ibu berpikir keras di depan tukang sayur.
Penulis pernah melihat, di wall Facebook banyak yang share tentang beragam menu masakan yang dijadwalkan untuk satu bulan. Tapi menurut saya cara ini kurang ampuh juga, karena terkadang beberapa bahan tidak selamanya tersedia di tukang sayur terdekat. Entah itu karena kehabisan, atau bahan tersebut kualitasnya kurang bagus. Sepertinya, waktu memasak akan kurang efektif, jika kita habiskan hanya untuk mencari satu bahan masakan untuk menu yang telah dijadwalkan. Belum lagi, jika ternyata salah satu bahan masakan sedang mengalami kenaikan signifikan. Rasanya, akan kurang bijak pada ekonomi keluarga, jika tetap memaksakan pada menu yang dijadwalkan.
Jadi, menurut hemat penulis. Proses memadu padankan makanan, sebaiknya dilakukan di tempat tukang sayur. Saat melihat bermacam bahan masakan, pikirkanlah! 'apa kira-kira menu masakan yang tepat, dengan bahan yang tersedia.
Namun, meski begitu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memadukan menu masakan, diantaranya:
1. Memperhatikan jenis masakan
Jenis masakan itu ada yang ringan ada yang berat. Bahan daging dan karbohidrat termasuk berat, sedangkan sayuran termasuk ringan.
Sebaiknya, anda mencampur jenis berat dan ringan ini pada menu masakan anda. Misal ayam goreng dan oseng toge tahu, atau sambal goreng kentang dan urab. Jangan memadu padankan bahan yang sejenis, misal perkedel kentang dan mie goreng campur telur puyuh baso. Atau juga oseng kangkung dan sayur lodeh.
Kalau penulis sih terbiasa memadukan makanan yang berair dengan makanan tanpa air. Misal bacem tempe dan oseng kangkung.
2. Rasa makanan
Simpelnya, rasa makanan itu kategorinya ada asin, manis dan pedas. Sebaiknya anda memadupadankan semua rasa itu saat membuat menu. Jangan yang manis dengan manis lagi, asin dengan asin lagi dan seterusnya. Contoh balado terong tergolong masakan pedas manis, maka sebaiknya dipadankan dengan masakan yang tergolong asin. Misal goreng ayam atau goreng ikan.
3. Jumlah menu makanan
Biasanya penulis hanya menyiapkan dua menu makanan, dengan pelengkap sambal atau kerupuk jika diperlukan.
Karena menurut saya, terlalu banyak menu membuat yang makan bingung, dan tentunya repot juga untuk yang memasaknya.
Di bawah ini contoh foto menu makan siang saya, tumis asin peda dan oseng tempe leunca. Tumis asin peda berjenis ringan dengan rasa asin dan pedas, sedangkan oseng tempe leunca berjenis berat, karena mengandung tempe, dengan dominasi rasa yang manis dan pahit.
Monday, February 25, 2019
Cara Memadupadankan Menu Makanan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment